Melanie Subono Apresiasi Penghargaan Polri untuk Reno K9 yang Gugur di Agam: Ini Sebuah Kemajuan

    Melanie Subono Apresiasi Penghargaan Polri untuk Reno K9 yang Gugur di Agam: Ini Sebuah Kemajuan

    PEKANBARU – Seniman sekaligus aktivis kemanusiaan Melanie Subono mengapresiasi langkah Polri yang memberikan penghargaan kepada Reno, anjing pelacak (K9) Polda Riau yang gugur saat menjalankan misi kemanusiaan di Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

    Menurut Melanie, penghargaan diberikan di Polda Riau Kota Pekanbaru tersebut menandai kemajuan cara pandang terhadap hewan sebagai bagian penting dari perjuangan kemanusiaan. (Rabu, 4/2/2026).

    Polri menganugerahkan medali “Vira Satya Manava Raksaka Pasu” kepada Reno berdasarkan Surat Keputusan Kapolri Nomor: KEP/1984/XII/2025, sebagai bentuk penghormatan untuk satwa yang membantu pelaksanaan tugas kepolisian.

    Melanie menilai penghargaan ini sebagai bentuk pengakuan bahwa hewan juga berperan menjaga nilai kemanusiaan.

    “Menurut saya itu kemajuan di dunia hewan. Apalagi hewan yang sering distigma buruk, najis, haram dan segala macam. Reno adalah pahlawan, begitu juga dengan bapak-bapak berseragam, ” ujar Melanie.

    Ia juga secara jujur mengungkap perubahan pandangannya terhadap institusi kepolisian.

    “I used to hate police. Saya pernah punya rasa disrespect dan pesimis. Bahkan pernah bilang lebih mempercayakan nyawa saya pada anjing saya daripada orang berseragam, ” ungkapnya.

    Namun, sikap itu berubah setelah melihat kepedulian Polri terhadap alam dan satwa.

    “Hari ini di Pekanbaru, untuk pertama kalinya saya menerima undangan kepolisian tanpa ragu, karena saya melihat jajaran yang peduli pada alam dan hewan, ” tambahnya.

    Sementara itu, Karowatpres SSDM Polri Brigjen Budhi Herdi Susianto menjelaskan bahwa penghargaan untuk Reno merupakan bentuk penghormatan atas keberanian K9 dalam misi kemanusiaan.

    “Medali Vira Satya Manava Raksaka Pasu yang berarti Hewan Pemberani, Penjaga Kebenaran dan Kemanusiaan. Ini memang baru, sebagai wujud apresiasi Polri kepada satwa yang berjasa, ” jelas Brigjen Budhi.

    Pada kesempatan yang sama, Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan berharap penghargaan ini menjadi inspirasi bagi seluruh personel.

    Ia menekankan pentingnya bekerja dengan niat tulus, tidak hanya kepada manusia, tetapi juga terhadap alam dan ekosistem.

    Melalui penghargaan untuk Reno, Polri menegaskan wajah humanis kepolisian yang menghormati pengabdian tanpa pamrih, termasuk dari makhluk setia yang turut menjaga keselamatan dan kemanusiaan, sekaligus memperkuat soliditas, kepedulian sosial, dan nilai inspiratif dalam setiap tugas kepolisian.

    pekanbaru
    Achmad Sarjono

    Achmad Sarjono

    Artikel Sebelumnya

    Guru Besar UIR Nilai Sikap Kapolri Tolak...

    Artikel Berikutnya

    Korlantas Polri Perkuat Sistem ETLE di Pekanbaru...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Blok M, Magnet Ekonomi Kreatif Baru Jakarta
    Anggaran Rp268 T untuk Makan Bergizi Gratis Dongkrak Ekonomi Petani dan Nelayan
    Anak Indonesia Terlindungi, Menkomdigi Tegaskan Tak Ada Kompromi untuk Platform Digital yang Tidak Taat PP Tunas
    Rp268 Triliun untuk Makan Bergizi Gratis, Ini Skema Detail Anggarannya!
    120 Huntap Bencana Tapanuli Selatan Siap Dihuni, Jadi Pilot Project Nasional

    Ikuti Kami